Balai Gelar Orientasi Pamong Wali

Balai Gelar Orientasi Pamong Wali

Kepala BP-PAUD dan Dikmas Jawa Timur, Dadan Supriatna, menyampaikan paparan saat orientasi teknis pamong wali, Senin (5/3). (M. Subchan S)

Surabaya –Sebanyak 37 pamong belajar (PB) BP-PAUD dan Dikmas Jawa Timur, mengikuti orientasi teknis sebagai bekal bertugas menjadi pamong wali kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, Senin (5/3).

Saat menyampaikan materi, Kepala BP-PAUD dan Dikmas Jawa Timur, Dadan Supriatna, mengatakan, pembentukan pamong wali kabupaten/kota ini untuk mendukung pengembangan program dan mutu PAUD dan Dikmas di wilayah kerja Balai.

“Untuk itu dibentuk pamong wali dengan enam koordinator wilayah,” ujar Dadan. Pembentukan pamong wali ini tertuang dalam Keputusan Kepala BP-PAUD dan Dikmas Jawa Timur Nomor 001/C9/HK/2018 tentang Penetapan Pamong Wali Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur.

Balai menempatkan 47 pamong belajar sebagai pamong wali di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Ada sembilan kabupaten/kota yang ditangani oleh dua pamong wali sementara sisanya ditangani oleh satu pamong wali. Untuk memudahkan koordinasi, Dadan telah menunjuk enam koordinator wilayah (korwil) yang mengelola 6-7 kabupaten/kota. Antara lain, Sulaiman Hasan sebagai Korwil A, Yusuf Mualo untuk Korwil B, Dwi Sudarmanto pada Korwil C, Yetty Widya Kusuma Santi sebagai Korwil D, Putu A Widhiartha untuk Korwil E, dan Danang Setiyono sebagai Korwil F.

Menurut Dadan, tugas utama pamong wali adalah mengidentifikasi kebutuhan PAUD dan Dikmas di daerah lalu mengembangkannya dengan fasilitasi Balai sesuai kebutuhan daerah masing-masing. Untuk menunjang hal itu, Dadan meminta para pamong wali membekali diri dengan kebijakan nasional tentang PAUD dan Dikmas, profil Balai, serta mengenali dan memahami potensi PAUD dan Dikmas di wilayah masing-masing.

“Saya ingin pamong wali ini menjadi duta Balai. Maka kenali potensi wilayahnya. Kalau bisa, buat profil daerah masing-masing,” tandasnya. (mss)

Pamong Wali BP-PAUD dan Dikmas Jawa Timur

No

Kategori Wilayah

Kabupaten/Kota

Nama Pamong Wali

1

A

Kab. Gresik

Sulaiman Hasan, S.Pd, M.Pd

Dra. Suratminingsih

2

 

Kota Surabaya

Agus Wahyudi, SE.

Dra. Erma Inayati, M.Si

3

 

Kab. Sumenep

Dwi Ari Noerharijanti, ST, M.Kom

4

 

Kab. Sampang

Nining Ratnaningsih, SE, MM

5

 

Kab. Pamekasan

Dra. Suprijatin, M.Si

6

 

Kab. Bangkalan

Ir. Muhamad Noval

7

B

Kab. Mojokerto

Yusuf Mualo, S.Pd, MM

8

 

Kab. Lamongan

Drs. Suhardjo

9

 

Kab. Bojonegoro

Dra Siti Fatonah

10

 

Kab. Tuban

Dra Suharti

11

 

Kab. Jombang

Nuriati, S.Pd, M.Pd

12

 

Kab. Nganjuk

Moh. Masduqi, S.Pd

13

 

Kota Mojokerto

Minami Puji S, S.Sos, M.Pd.

14

C

Kab. Magetan

Drs. Dwi Sudarmanto

15

 

Kab. Madiun

Drs. Soepriyanto, M.Pd.

16

 

Kab. Ngawi

Drs. Edi Basuki, M.Si.

17

 

Kab. Pacitan

Drs. Rudi Susilo Laksono

18

 

Kab. Ponorogo

Budiono, M.Pd

19

 

Kota Madiun

Lilik Rahajoe Lestari, S.Pd, MM

20

D

Kab. T ulungagung

Yetty Widya K Santi, S.Sos, M.Si

21

 

Kab. Trenggalek

Moh Yatim , S.Pd, M.Pd

22

 

Kab. Kediri

Utin Ritayanti, SS

23

 

Kab. Blitar

Drs. Budi Setyono, M.Pd

24

 

Kota Kediri

Kartika Wulandari, SS

 

 

Dhyana Ainur Amalia, SE, M.Pd

25

 

Kota Blitar

Yuniar Arie Riswanti, S.Sos, M.Pd

 

 

Mukharlis Junizal, S.Pd

26

E

Kota Batu

Pu tu A Widhiartha, S.Kom, M.Eng

27

 

Kota Malang

Dr. WidyaAyu Puspita, M.Kes

28

 

Kota Pasuruan

Dra. Hermien Sri Handarini

 

 

Dra. Tina Mardiati, M.Pd.

29

 

Kab. Malang

Santoso, S.Pd, M.Si.

 

 

Bintoro Wibowo, S.Psi

30

 

Kab. Pasuruan

Yuliati Kartikasari, S.Pd

 

 

Erfan Agus Munif, S.Pd., M.Pd.

31

 

Kab. Sidoarjo

Krisna Kartika Pratiwi, S.Pd, M.Pd

 

 

Im Sodiawati, SE

32

F

Kab. Situbondo

Ir. Danang Setiyono

33

 

Kab. Banyuwangi

Ireng Dwi Widodo, M.Pd

 

 

Hemawan, S.Pd, M.Pd

34

 

Kab. Bondowoso

Moh. Muzaqi, S.Pd, M.Si

35

 

Kab. Jember

Ir. Misadi Santosa, M.Pd

36

 

Kab. Lumajang

Dwi Retno Kurniasari, SP, M.Si

37

 

Kab. Probolinggo

Udik Pudjianto, MT

38

 

Kota Probolinggo

Aminullah, S.Pd. M.A

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar