Meriahkan Hardiknas, Balai Gelar Berbagai Lomba

Meriahkan Hardiknas, Balai Gelar Berbagai Lomba

Anggota SWBB dari Pacitan saat menampilkan tari Sekar Klayar dalam lomba tari tradisional pada kegiatan “Semarak Hardiknas Jawa Timur 2018”, di P4TK BOE, Malang, pekan lalu. (Husin Ismail)

Malang – Untuk memeriahkan kegiatan “Semarak Hardiknas Jawa Timur 2018”, BP-PAUD dan Dikmas Jatim menggelar sejumlah lomba. Antara lain, lomba tari tradisional bagi anggota Satuan Karya Pramuka (Saka) Widya Budaya Bakti (SWBB), lomba mendongeng, dan lomba tata rias pengantin (TRP) tradisional modifikasi Jawa Timur.

Ketiga lomba tersebut dilaksanakan pada 23-27 April di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Bidang Otomotif dan Elektronik (BOE) Malang.

Lomba tari tradisional bagi anggota SWBB dilaksanakan pada Senin (23/4). Sebanyak sembilan tim dari lima Kwartir Cabang (Kwarcab) mengikuti lomba ini. Kota Malang dan Kabupaten Malang mengerahkan masing-masing dua tim sedangkan Kota Surabaya, Kabupaten Pacitan, Jombang, Lamongan, dan Probolinggo masing-masing menurunkan satu tim.

Pada lomba ini, tim dari Pacitan berhasil meraih juara pertama dengan tampilan tari Sekar Klayar, sedangkan juara dua diraih Kab. Probolinggo dengan tari Glipang dan tari Remo dari Surabaya merengkuh juara ketiga.

 
Peserta lomba mendongeng bagi pendidik PAUD dalam “Semarak Hardiknas Jawa Timur 2018”, di P4TK BOE, Malang, pekan lalu. (Husin Ismail)

Untuk lomba mendongeng bagi pendidik PAUD dilangsungkan pada Kamis (26/4) dengan 42 peserta dari berbagai daerah di Jatim. Pada lomba ini, tiap peserta diberi waktu maksimal delapan menit untuk membawakan dongengnya di hadapan dewan juri. Setelah pelaksanaan lomba dari pagi hingga petang, dewan juri menetapkan para juara yang seluruhnya berasal dari Malang. Antara lain, Sri Handayani (TK Muslimat NU 18 Malang) sebagai juara pertama, juara kedua Amy Maulana (KB Al Ya’lu Malang), dan juara ketiga Theresia Ninik Utama (TK Katholik Santa Maria 1 Malang). Adapun juara harapan satu diraih Uswatun Khasanah (TK Restu Peri 3 Pujon Malang) dan Windah Sari (TK Muslimat NU 27 Malang) sebagai juara harapan dua.

Pada Jumat (27/4), sebanyak 13 perias dari 13 lembaga kursus dan pelatihan (LKP) mengikuti lomba TRP. Seluruh peserta lomba diberi waktu selama dua jam sejak pukul 07.00 untuk menyelesaikan rias pengantin tradisional modifikasi Jawa Timur. Setelah melalui tahapan penilaian dewan juri, tiga perias ditetapkan sebagai juara. Uniknya, ketiga pemenang berasal dari Kabupaten Blitar. Antara lain, Arthin Septi Puspita  sebagai juara satu dengan riasan Kartika Rukmi, juara dua Ima Widya Wardani dengan riasan Krisnayana, dan juara tiga Anna Putri Ragil Pamungkas, dengan riasan Kartika Rukmi. (mss,lrl)

 
Para model menampilkan hasil rias pengantin Jawa Timur dalam kegiatan “Semarak Hardiknas Jawa Timur 2018”, di P4TK BOE, Malang, pekan lalu. (M. Subchan S)

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar