Pamong Balai Latih Ratusan Pengelola PAUD Kota Surabaya

Pamong Balai Latih Ratusan Pengelola PAUD Kota Surabaya

Suhardjo, Pamong Belajar (PB) BP-PAUD dan Dikmas Jawa Timur saat memberi materi dalam “Workshop Gugus PAUD” di Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Rabu (21/3). (Dok. Dinas Pendidikan Kota Surabaya)

Surabaya – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya menggandeng BP-PAUD dan Dikmas Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas PAUD di Kota Pahlawan. Dispendik mengundang pamong belajar (PB) Balai untuk melatih 325 pengelola PAUD dari seluruh kecamatan di Kota Surabaya.

Dalam kegiatan bertajuk “Workshop  Gugus PAUD” yang telah dimulai sejak Kamis (15/3) pekan lalu, sebanyak 18 PB Balai diterjunkan untuk memberi materi kepada pengelola PAUD dari tiap Gugus PAUD yang terbagi dalam enam angkatan. Gugus PAUD merupakan himpunan lembaga PAUD di tingkat kecamatan yang meliputi satuan PAUD sejenis (SPS), tempat penitipan anak (TPA), kelompok bermain (KB), dan Taman Kanak-kanak (TK).

Kegiatan ini akan berlangsung di Dispendik Surabaya hingga Selasa (27/3), dengan waktu pelatihan selama dua hari per angkatan. Setiap angkatan terdiri dari 40-50 peserta. Lokakarya ini bertujuan untuk membekali wawasan pengelola PAUD seputar kebijakan pengembangan gugus PAUD, kelembagaan dan manajemen serta kemampuan menyusun rencana program gugus PAUD untuk peningkatan kualitas PAUD.  

Dalam sambutan pembukaan, Kepala Dispendik Kota Surabaya, Ikhsan menekankan kepada peserta untuk mengikuti kegiatan sampai selesai, yang mencapai 17 jam pelajaran (JP). Untuk 13 JP sisanya diwujudkan dalam bentuk tugas tambahan kepada peserta. Dia juga meminta para peserta aktif bertanya jika belum paham pada materi yang disampaikan.

Sementara itu, PB Balai bertugas menyampaikan materi terkait inovasi kelembagaan PAUD, inovasi kepemimpinan, inovasi kewirausahaan, penyusunan program kerja dan evaluasi program gugus PAUD

Ikhsan berpesan kepada para peserta agar menularkan ilmu yang diperoleh dari workshop kepada rekan sejawat atau para pendidik PAUD di wilayah masing-masing.

 “Mudah-mudahan dengan mengikuti workshop ini para bunda PAUD dapat bertambah ilmu dan pengalamannya sehingga anak-anak kita nantinya dapat tumbuh dengan maksimal,” tandas Ikhsan. (lrl, mss)

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar