Pelajari WBK, LPMP Sulbar Kunjungi Balai

Pelajari WBK, LPMP Sulbar Kunjungi Balai

Kepala BP-PAUD dan Dikmas Jawa Timur Dadan Supriatna menyampaikan sambutan saat menerima studi banding dari delegasi LPMP Sulbar dan STAIN Pamekasan, Senin (27/11). (M. Subchan Sholeh)

Surabaya – Untuk mengetahui program BP-PAUD dan Dikmas Jawa Timur dalam mewujudkan wilayah bebas dari korupsi (WBK), Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan studi banding, Senin (27/11).

“Tujuan kami studi banding karena Balai punya sistem WBK  yang baik,” kata Wahyudin, koordinator delegasi LPMP Sulbar, saat menyampaikan sambutan.

Untuk itu, tambah dia, LPMP ingin mengetahui informasi dan pengalaman Balai dalam menerapkan sistem kerja yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

“Kami berharap mendapat petunjuk, informasi dan kiat-kiat dalam pembangunan zona integritas untuk menuju WBK,” lanjutnya.

Wahyudin menjelaskan, ada 12 staf termasuk dirinya yang ditugaskan dalam studi banding ini. Mereka berasal dari tiga unit kerja yakni Subbagian Umum, Seksi Fasilitasi Penjaminan Mutu Pendidikan serta Seksi Informasi dan Pemetaan Mutu.

Sementara itu, Kepala BP-PAUD dan Dikmas Jawa Timur Dadan Supriatna menyampaikan berbagai hal yang telah dilaksanakan untuk mewujudkan WBK menuju ZI. Antara lain penyusunan agenda WBK, lelang elektronik, pembentukan unit layanan terpadu (ULT), penandatanganan pakta integritas, penguatan satuan pengawas internal (SPI), pengelolaan gratifikasi dan program afirmasi anti korupsi.

“Ini semua bisa didalami lagi bersama teman-teman yang menangani di sini,” tandasnya.

Selain dari LPMP, Balai juga menerima kunjungan lapangan dari 31 mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Jurusan Tarbiyah STAIN Pamekasan. (mss)

 

Kepala BP-PAUD dan Dikmas Jawa Timur Dadan Supriatna (kanan) menerima cendera mata dari Wahyudin, ketua delegasi LPMP Sulbar. (M. Subchan Sholeh)

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar